Senin, 07 Oktober 2013

Arsitektur Komputer dan Struktur Kognitif Manusia

Apasih sebenarnya arsitektur komputer itu? Dalam bidang komputer, arsitektur komputer adalah konsep perencanaan dan struktur pengoperasian dasar dari suatu sistem komputer. Arsitektur komputer ini merupakan rencana cetak-biru dan deskripsi fungsional dari kebutuhan bagian perangkat keras yang didesain (kecepatan proses dan sistem interkoneksinya). Beberapa contoh dari arsitektur komputer adalah arsitektur von Neumann, CISC, RISC, blue Gene, dll. Arsitektur komputer juga dapat didefinisikan dan dikategorikan sebagai ilmu dan sekaligus seni mengenai cara interkoneksi komponen-komponen perangkat keras untuk dapat menciptakan sebuah komputer yang memenuhi kebutuhan fungsional, kinerja, dan target biayanya.

Sedangkan stuktur kognisi manusia itu bagaimana? Struktur kognisi (dalam Abdulkarim, 2006) yaitu keseluruhan pengetahuan yang dapat dijadikan landasan untuk memahami dan menafsirkan dunia dan kejadian-kejadian alam. Sedangkan kognisi manusia adalah unsur yang saling berhubungan antara satu sama lain yang saling mengakomodir atau saling melengkapi antara fungsi-fungsi, skema. Seperti bagian otak yang mengakomodir unsure bagian-bagian tubuh yang menjadikan suatu sistem yang kompleks.
6 tingkatan kemampuan kognisi manusia menurut Bloom:
1.Tingkat pengetahuan (knowledge level), berisi kemampuan untuk mengenali dan mengingat peristilahan, definisi, fakta-fakta, gagasan, pola, urutan, dll.
2.Tingkat pemahaman (comprehension level), dikenali dari kemampuan untuk membaca dan memahami gambaran, laporan, tabel, diagram, arahan, peraturan, dsb.
3.Tingkat aplikasi (application level), di tingkat ini seseorang memiliki kemampuan untuk menerapkan gagasan, prosedur, metode, rumus, teori, dll di dalam kondisi kerja.
4.Tingkat analisis ( analythical level), seseorang akan mampu menganalisa informasi yang masuk dan membagi-bagi atau menstruktur informasi ke dalam bagian yang lebih kecil untuk mengenali pola atau hubungannya dan mampu mengenali serta membedakan faktor penyebab dan akibat dari skenario yang rumit.
5.Tingkat sintesa (synthesis level), mampu menjelaskan struktur atau pola dari sebuah skenario yang sebelumnya tidak terlihat dan mampu mengenali data atau informasi yang harus didapat untuk menghasilkan solusi yang dibutuhkan.
6.Tingkat evaluasi (evaluation level), kemampuan untuk member penilaian terhadap solusi, gagasan, metodologi, dsb dengan menggunakan criteria yang cocok atau standar yang ada untuk memastikan nilai efektivitas atau manfaatnya.

Bagaimana kemudian kaitan antara struktur kognitif manusia dan arsitektur komputer? Dari penjelasan sebelumnya dapat dilihat bahwa terdapat kesamaan diantaranya yaitu tentang hal dalam malakukan proses informasi. Arsitektur komputer sendiri memiliki definisi sebagai konsep perencanaan dan struktur pengoperasian dasar dari suatu komputer, sehingga kognisi manusia turut berperan dalam pembuatannya.

Kelebihan dan kelemahan arsitektur komputer dibandingkan struktur kognisi manusia, diantaranya yaitu:
a.Kelebihan dan kekurangan dari arsitektur komputer, yaitu:
Kelebihan:
1.Memiliki processor yang berjumlah lebih dari satu
2.Bisa digunakan oleh banyak pengguna (multi user)
3.Dapat membuka beberapa aplikasi dalam waktu bersamaan
4.Kecepatan kerja processornya hingga 1GOPS (Giga Operations Per Second)

Kekurangan:
1.Karena ukuran yang besar, maka diperlukan ruangan yang besar untuk menyimpannya
2.Harga sangat mahal
3.Interface dengan pengguna masih mengikuti teks
4.Membutuhkan daya listrik yang sangat besar

b.Kelebihan dan kekurangan dari struktur kognisi, yaitu:
Kelebihan:
1.Struktur kognisi lebih sistematis sehingga memiliki arah dan tujuan yang jelas
2.Banyak memberi motivasi agar terjadi proses belajar
3.Mengoptimalkan kerja otak secara maksimal

Kekurangan:
1.Membutuhkan waktu yang cukup lama
2.Terkadang sulit mengaplikasikan dikehidupan sehari-hari, karena tergantung individu masing-masing dalam mengoptimalkan cara berpikir mereka

Contoh kasus:
Seperti yang dijelaskan sebelumnya arsitektur komputer memudahkan manusia dalam menggunakan komputer, dan hal ini terkait dengan proses kognisi manusia dalam mengingat informasi. Contohnya saja gambar save yang berlambangkan disket akan mempermudahkan kita dalam mengingat simbol untuk melakukan penyimpanan data karna disket merupakan tempat penyimpanan data.

Analisa:
Seperti yang dijelaskan sebelumnya maka arsitektur komputer sangat bermanfaat untuk kita. Arsitektur komputer dapat mempermudah kita dalam melakukan proses dalam penggunaan komputer, sehingga kognisi manusia pun dapat dengan mudah mengingat dan menjalankan proses pemograman dalam komputer. Misalnya saja dalam menafsirkan simbol-simbol yang ada dalam komputer, dengan melihat simbol yang ada dalam komputer maka sistem kognisi yang ada dalam diri akan langsung menerjemahkan makna dari simbol-simbol tersebut.




DAFTAR PUSTAKA:
Abdulkarim, Aim. (2006). Pendidikan Kewarganegaraan. Bandung : Grafindo Media Pratama.

id.wikipedia.org/wiki/Arsitektur_komputer

adeirmasuryani.wordpress.com/2012/10/07/hubungan-arsitektur-komputer-dan-kognisi-manusia/

ririnyp.wordpress.com/2013/09/27/arsitektur-komputer-dan-struktur-kognisi-manusia-2/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar